7 Tips Budidaya Ternak Ayam Bangkok Aduan Yang Baik

7 Tips Budidaya Ternak Ayam Bangkok Aduan Yang Baik

7 Tips Budidaya Ternak Ayam Bangkok Aduan Yang Baik, Bagi seluruh para pecinta ayam aduan di indonesia pastinya nama ayam bangkok aduan sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga mereka,. kepopuleran ayam aduan yang satu ini sudah sangat terkenal hampir di seluruh daerah di tanah air indonesia,.

Sesuai dengan julukan dan namanya yaitu “Bangkok” ini adalah ayam yang berasal dari negara Thailand yang tentunya telah di cap dan di akui sebagai ayam yang sangat berkualitas di berbagai ayam petarung lainnya. ayam aduan ini memiliki sifat petarung yang sangat kental, serupa dengan seekor ayam liar ayang akan bertarung habis habisan hingga mati demi mempertahankan sebuah wilayah kekuasaan mereka.

Maka saat ini sudah tidak heran lagi bahwa para pecinta ayam aduan sudah banyak membudidayakan ayam aduan ini,. dengan membudidayakan ayam aduan ini, para pecinta ayam aduan juga bisa mendapatkan laba yang sangat banyak. siapa sich yang tidak ingin mendapatkan laba dari hasil usaha kerja keras yang dilakukan? 💪💪💪

Nah maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan kepada kamu tentang bagaimana cara cara membudidayakan Ayam Bangkok yang berkualitas sebagai ayam juara bertarung dengan cara cara yang sangat mudah,. bagi kamu yang ingin mendapatkan keuntungan dari beternak ayam aduan yang satu ini maka silahkan kamu simak ulasan yang kami berikan ini dengan baik baik,.

7 Tips Budidaya Ternak Ayam Bangkok Aduan Yang Baik

Tips Beternak Ayam Bangkok Yang Mudah :

  • Pemilihan Kandang :

Secara umum ada 3 jenis atau tipe yang sering dipakai para peternak ayam bangkok untuk melakukan budidaya. berbeda dengan cara budidaya hewan yang lainnya, ada cara budidaya ayam bangkok yang harus kamu perhatikan sebelum memilik dan menempatkan posisi kandang ayam bangkok ini, berikut beberapa faktor faktor penting tersebut :

  1. Lokasi ternak atau kandang ayam bangkok ini, sekurang-kurangnya harus berjarak minimal 5 meter dari kandang ayam lainnya jika anda berkemungkinan memlihara ayam jenis lainnya, terutama jika anda merawat ayam potong dan tidak dekat dari rumah.
  2. Usahakan agar kontur tanah datar dan juga memiliki beberapa pohon pelindung yang dapat mengatur sirkulasi udara dan masuknya intensitas sinar matahati ke dalam kandang ayam bangkok anda.
  3. Memiliki sebuah saluran air yang lancar tanpa sumbatan apapun sehingga saat hujan air pastinya tidak menggenangi lingkungan sekitar kandang dan menjadi sarang nyamuk.
  4. Utamakanlah lokasi yang banyak ditumbuh oleh rumput. karena pada dasarnya ayam menyukai rumput sebagai makanan pengganti serat mereka.
  5. Arah kandang setidaknya harus menghadap sinar matahari pagi dan juga sejalur dengan arah angin agar terhindar dari berbagai penularan penyakit dari luar kandang.
  6. Sebaiknya lokasi harus dipagari secara permanen memakai semen dan juga batu bata. Jika anggaran anda tidak ada atau tidak mencukupi, pagar biasa juga bisa di gunakan dari kawat dan bambu.
  • Pemilihan Indukan :

Supaya kamu bisa mendapakan keberhasilan dalam proses pembudidayaan ayam bangkok ini, maka kamu harus benar benar memilih kualitas indukan yang sangat berkualitas. biasanya beberapa penjual ayam bangkok yang laris di pasaran akan menyediakan ayam bangkok dengan kualitas yang bagus juga.

Pilihlah indukan yang tentunya aktif, lincah dan sehat. tidak cacat maupun sakit. karena kualitas bibit akan di pengaruhi langsung oleh kualitas indukan dan faktor luar lainnya. pilih lah indukan yang berkualitas terbaik atau sepasang ayam bangkok juara.

  • Pemberian Pakan ;

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan dalam cara merawat anak ayam bangkok adalah masalah pakan. beberapa peternak beranggapan bahwa pada usia anak ayam 1 hingga 2 hari, anak ayam tersebut sebaiknya hanya cukup diberi air saja. kebutuhan nutrisi para anak ayam masih dapat terpenuhi oleh nutrisi dari kuning telur yang masih menempel pada bulu bulu mereka. namun lewat dari usia tersebut, pemberian pakan berupa pur dapat diberikan dalam jumlah secukupnya.

  • Perawatan Bibit :

Setelah para ayam bangkok betina bertelur, maka kamu harus menyiapkan kandang ayam lain untuk menaruh telurnya ini sama dengan tahapan cara budiday hewan yang lainnya.. biarkan para indukan mengerami telurnya hingga menetas. Setelah telur telur tersebut menetas, maka pisahkanlah bibit bibit ayam bangkok tersebut dari indukannya. rawatlah bibit bibit ayam bangkok tersebut dengan baik agar bisa menghasilkan ayam jago yang tentunya unggul dan jago bertarung.

  • Perawatan Intensif Bagi Anakan :

Cara budidaya ayam bangkok dalam masa perawatan anak ayam bangkok dari awal hingga usia 6 bulan atau sampai memiliki bulu rawis dan leher barunya juga telah tumbuh sebaiknya harus dipelihara di dalam kandang saja, sama halnya dengan cara budidaya kelinci.

  • Pencabutan Bulu Bibit Ayam :

Bulu yang tumbuh terlalu lebat akan menghabiskan porsi gisi dari asupan makan ayam bangkok. jadi, sebaiknya peternak mencabut sebagian dari bulu ayam bangkok saat usia ayam mencapai 3 minggu. Hanya memotong bulu pada bagian ekor atau sayap. lalu pada usia 2 bulan, cabutlah bulu bulu yang rontok di punggung dan bulu leher. pencabutan bulu ini harus dilakukan untuk mengoptimalkan serapan dari makanan untuk perkembangannya.

  • Pemberian Suplemen Tambahan :

Anak ayam bangkok telah bisa diberi pakan dengan komposisi pakan yang berbeda berupa campuran dari pakan berupa susu bubuk untuk bayi dan pur dengan perbandingan 1 : 5 untuk anak ayam bangkok usia 1 hingga 4 bulan untuk pembentukan bulu, tulang, otot dan bagian tubuh anak ayam lainnya.

Cukup sampai disini dulu informasi yang dapat kami sampaikan kepada kamu semua seluruh para pecinta ayam aduan di indonesia, semoga informasi Cara Beternak Ayam Bangkok ini bermanfaat dan berguna bagi kita semua, data peternakan ayam ini kami olah dari berbagai sumber yang terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *